Tugas PAI Agama Islam

Mengidentifikasi Perang Nabi setelah hijrah ke Madinah


No
Nama Perang
Waktu
Lawan
Jumlah Tentara Muslim
Jumlah Tentara Lawan
Penyebab Perang
Keteragan
1
Perang Badar
17 Maret 624 M / 17 Ramadhan 2  H
Kaum kafir Quraisy
313 orang
1.000 Orang
Kebencian Abu Jahal,  umat islam ditindas,
Kaum muslimin meraih kemenangan yang gemilang.
2
Perang Uhud
22 Maret 625 M / 7 Syawal 3 H
Orang musyrik yang dipimpin Abu Sufyan
1.000 orang
3.000 orang
Rasa dendam oleh kaum kafir Quraisy yang mendalam karena kekalahan perang badar.
Kaum muslimin mengalami kekalahan karena sebagian teentara muslim lalai  pada hasil musywarah dan pesan Rasullulah untuk tetap pada posisi semula yaitu berada di puncak bukit uhud. Mereka tergiur oleh ganimah yang ditinggalkan musuh.
3
Perang Khandak/ahzab
Bulan syawal tahun 5 H/ tahun 627 M
Bani Nadir, musyrikin quraisy, beberapa suku arab yang masih musyrik.
3.000 pasukan
24.000 pasukan
Orang  Yahhudi yang diusir lalu ditempatkan di Khaibar, yang membuat mereka kecewa dan marah.
Kemenangan islam secara telak
4
Perang  Hunain
Tahun ke 8 H/630 M
Kaum Badui suku Hawazin dan Tsaqif.
12.000 pasukan
12.000 pasukan
Para pemuka suku Hawazin dan Tsaqif merasa takut bahwa Rasullulah akan memerangi mereka setelah pembebasan mekah lalu mereka cepat ,mengambil langkah dan mempercepat perang.
Kemenangan diraih oleh kaum muslim.
5
Perang Tabuk
Tahun 9 H / 630 M
Bizantium Ghassaniyah
30.000/70.000 pasukan
200.000 pasukan
Karena kecemburuan dan kekhawatiran Herakliusbatas keberhasilan Rasullulah menuguasai seluruh Jazirah Arab.
Tidak terdapat hasil perang


strategi dakwah rasul di Madinah


No
Strategi
Keterangan
1
Mendirikan Masjid
Mendirikan asjid adalah hal yang pertama kali diakukan Rasullulah saat hijrah ke Madinah. Rasullulah bersama umat islam lain yang ada di Madinah bekerja sama untuk membangun masjid. Masjid yang pertama kali dibangun Rasullulah saat hijrah ke Madinah adalah masjid quba. Setelah membangun masjid quba, Rasullulah dan umat islam yang lain juga membangun masjid nabawi. Selain untuk sarana beribadah , Rasullulah juga menggunkan masjid untuk mengajarkan ayat Al-quran dan mengadili para umatnya.
2
Mempersaudarakan Kaum Muhajirin dan Kaum Ansar
Kaum muhajirin adalah kaum muslim yang hijrah ke Madinah bersama rasullulah.
Kaum ansar adalah kaum muslim yang berada di Madinah.
Meskipun saat berhijrah kaum muhajirin sama sekali tidak membawa harta bendanya ke madinah namun kaum ansar dapat menerima kaum muhajirin dengan tangan terbuka. Mereka menyediakan tempat tinggal, makanan, dan pakaian kepada kaum muhajirin. Untuk mempererat tali persaudaraan akhirnya, Rasullulah mempersaudarakan kaum muhajirin dan kaum ansar. Srategi yang digunakan Rasullulah adalah ukhuwah islamiyah untuk menngantikan ukhwah qaumiyah.

3
Menciptakan Perdamaian Antarsuku
Sebelum berhijrah ke Madinah, suku Aus dan Kharaj terlibat dalam pertikaian. Ketika Rasullulah tiba di Madinah, Rasullulah berusaha untuk  mengikis pertikaian tersebut dan terus menciptakan perdamaian. Hal tersebut adalah salah satu strategi dakwah Rasullulah di Madinah. Karena dalam kondisi damai seseorang akan dengan mudah untuk menerima dakwah.
4
Memprakarsai Perjanjian Piagam Madinah
Piagam Madinah dapat menjamin hak dan kewajiban setiap penduduk Madinah. Terbentuknya piagam Madinah yang diprakarai oleh Rasullulah dapat menjadi dasar bernegara di Madinah. Dengan adanya piagam ini akan tercermin toleransi yang tinggi antara umat islam dan pemeluk agama yang lain. Umat islam dan pemeluk agama yang lain dapat bertoleransi dalam bidang muamalah.  Mereka bersatu dalam menjaga kedaulatan dan keamanan negara Madinah.
5
Menggalang  Kekuatan Untuk Mempertahankan Negara
Meskipun dakwah islam dilakukan dengan cara lemah lembut, ternyata masih mendapat tantangan dan hambatan  dari berbagai kelompok. Misalnya, kaum Yahudi Madinah dengan kaum kafir Quraisy. Untuk itu Rasullulah membela diri dan mempertahankan islam dengan mengikuti ajakan berperang.

Komentar